Senin, 01 Oktober 2012 - 0 komentar

SEBORRHEA DAN BISULAN


                 BAB I
PENDAHULUAN


A.  LATAR BELAKANG
1.   SEBORRHEA
Adalah suatu peradangan pada kulit bagian atas, yang menyebabkan timbulnya sisik pada kulit kepala, wajah dan kadang pada bagian tubuh lainnya. Biasanya, proses pergantian sel-sel pada kulit kepala terjadi secara perlahan-lahan dan tidak terlihat oleh mata. Proses pergantian tersebut terjadi setiap bulan. Jika proses ini menjadi lebih cepat, maka akan timbul gangguan pada kulit kepala yang kita sebut ketombe. Gangguan yang lebih parah yaitu dermatitis seboroik, berupa serpihan berwarna kuning berminyak yang melekat pada kulit kepala.

2.   BISULAN
Dinding atau tonjolan kulit yang terbentukdan menjadi bisul ini biasanya terasa nyeri. Hal ini karena didalamnya terdapat jaringan tubuh yang masih berfungsi yang sedang berperang melawan bakteri penyebab infeksi. Apalagi kalau penyakit bisulan ini menyerang bagian pantat , penderita akan mengalami kesulitan duduk ataupun saat tidur. Tak jarang penderita mengalami nyeri hebatdisertai rasa berdenyut di sekitar bagian tubuh yang tumbuh bisul. Dari penampakannya, bisul berwarna kemerahan dengan bagian ujung berwarna putih. Dalam perkembangannya, warna merah akan menjadi kekuningan karena di penuhi dengan nanah. Namun tak jarang, kalau kondisi dan daya tubuh cukup baik, bisul akan mengempes dan sembuh dengan sendirinya.
B.     TUJUAN
a.       Tujuan Umum
Agar mahasiswa lebih memahami tentang seborrhea dan bisulan pada bayi.

b.      Tujuan Khusus
-          Untuk mengetahui dan memahami tentang seborrhea pada bayi
-          Untuk mengetahui dan memahami tentang penyebab seborrhea pada bayi.
-          Untuk mengetahui dan memahami tentang gejala seborrhea.
-          Untuk mengetahui dan memahami tentang bagaimana pengobatan seborrhea pada bayi.
-          Untuk mengetahui dan memahami tentang bisulan pada bayi.
-          Untuk mengetahui dan memahami tentang penyebab bisulan pada bayi.
-          Untuk mengetahui dan memahami tentang bagaimana menangani bisulan pada bayi.

BAB II
ISI

A.  SEBORRHEA
1.   Pengertian
Dermatitis seborrheic, adalah ketombe pada bayi, hal ini terkait dengan hormon androgen milik ibunya yang masih tersisa di dalam tubuhnya. Itulah kenapa, lewat dari masa bayi, masalah ini akan menghilang seiring dengan berkurangnya kadar hormon androgen.
Namun, tidak semua bayi akan mengalami dermatitis seborrheic. Jadi hanya bayi tertentu saja, terutama yang mengalami atopik, yakni kecenderungan untuk bereaksi menyimpang terhadap bahan-bahan yang bersifat umum. Bila reaksi menyimpang itu terjadi di kulit kepala, maka akan timbul dermatitis seborrheic bahkan eksim. Bila dermatitis seborrheic ini tidak ditangani secara tepat, mungkin saja akan berlanjut menjadi infeksi. Biasanya disertai proses inflamasi atau peradangan di dalam kulitnya. Ditandai dengan sisik yang berada di atas kulit yang kemerahan.
Anak yang atopik umumnya lahir dari orang tua yang berbakat atopik.Bila orang tua menderita alergi terhadap benda-benda tertentu, hal ini kemungkinan menurun pada anaknya. Biasanya, anak yang atopik akan mengalami eksim dan mengalami kelainan di lipat-lipatan tubuh, seperti ketiak, selangkangan, lipatan leher, lipatan hidung, maupun di bagian tubuh lain yang memiliki rambut, seperti alis dan di sekitar kemaluan pada anak yang sudah puber. Hal ini terjadi karena kelenjar minyak selalu berada dalam satu unit dengan folikel rambut. Oleh karena yang paling banyak memiliki kelenjar minyak adalah kepala, maka gangguan pun sering terjadi di situ seperti dermatitis seborrheic dan ketombean.

Kelainan Kulit Kepala
Seperti diungkapkan tadi, selepas dari masa bayi, maka dermatitis seborrheic segera menghilang karena hormon androgen yang berasal dari ibu sudah habis. Namun bila lewat usia ini masih juga muncul, berarti telah terjadi sesuatu yang tidak normal. Mungkin saja, sisik-sisik halus itu muncul karena adanya kelainan pada kulit kepala anak balita. Nah, pada usia balita penyebabnya belum bisa dipastikan. Salah satu dugaan kuat adalah tumbuhnya jamur, sehingga memicu peningkatan produksi kelenjar minyak yang lumayan pesat.

2.   Penyebab Seborrhea
Penyebabnya tidak diketahui. Dermatitis seboreik sering ditemukan sebagai penyakit keturunan dalam suatu keluarga. Salah satu penyebab ketombe adalah Pitysporum ovale ( P. Ovale ). Walaupun namanya mungkin sedikit menakutkan , tetapi P. Ovale adalah jamur yang secara alami terdapat pada kulit kepala dan bagian kulit yang lain.
Dalam jumlah yang sedikit, jamur ini tidak menyebabkan kerugian yang berarti. Namun, dengan adanya perubahan cuaca, hormon, dan stress, kulit kepala kita akan menghasilkan lebih banyak minyak, sehingga menyebabkan jamur P. Ovale berkembang biak. Dengan berkembangbiaknya jamur tersebut, akan menyebabkan gatal pada kulit kepala dan mempercepat kerontokan sel kulit yang lama. Hasilnya timbul Ketombe.
Kondisi ketombe yang parah atau dermatitis seboroik (seborrhea), seringkali ditemukan di kulit kepala. Namun dapat juga ditemukan di alis mata, pipi, di belakang telinga atau bagian dada. Seborrhea berupa sisik berwarna kuning berminyak yang melekat pada kulit kepala
Faktor resiko terjadinya dermatitis seboreik:
·       Stres
·       Kelelahan
·       Cuaca dingin
·       Kulit berminyak
·       Jarang mencuci rambut
·       Pemakaian losyen yang mengandung alkohol
·       Penyakit kulit (misalnya jerawat)
·       Obesitas (kegemukan).
Proses pergantian kulit mati, yang kemudian diganti dengan sel-sel kulit dibawahnya disebut keratinisasi. Ada beberapa hal yang membuat periode keratinisasi ini tidak normal, diantaranya:
·       Keaktifan kelenjar minyak kulit yang meningkat. Ketombe terjadi pada kulit kepala yang produksi minyaknya berlebihan.
·       Mikroorganisme,Adanya peningkatan jumlah fungus bernama Pityrosporum Ovale. Fungus ini bertanggung-jawab pada proses pemecahan lemak kulit, yang menyebabkan iritasi kulit kepala.
·       Makanan berlemak,
·       Mengakibatkan produksi minyak dari kelenjar minyak bertambah. Asupan lain yang juga punya andil besar merangsang kelenjar minyak membentuk minyak kulit adalah sambal, alkohol, kopi, serta rokok.
·       Zat atau bahan yang menempel pada kulit kepala seperti obat-obatan tertentu, sabun, shampoo, minyak rambut. Zat-zat ini secara langsung merangsang kulit kepala, atau menjadi media yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme.
·       Hormon tertentu. Hormon yang dapat memacu keaktifan kelenjar minyak misalnya hormon Androgen.
·       Hal lain seperti stress, genetika, cuaca.
Seborrhea ini bukan cuma terdapat pada kulit kepala saja? Inilah yang kemudian menjadi Seborrheic Dermatitis, atau keadaan kulit yang berwarna merah, bersisik, dan sangat gatal. Bisa terjadi di kulit kepala, samping kiri dan kanan hidung, alis, bulu mata, kulit di belakang kuping, dada bagian tengah, pusar, ketiak, lipatan buah dada, selangkangan, atau bokong.
Setiap orang pastilah mengalami Seborrheic Dermatitis. Pada bayi disebut dengan nama Cradle Cap. Tanpa diobati serius, Cradle Cap ini akan hilang saat usia bayi berkisar antara delapan hingga 12 bulan. Cradle Cap pada bayi merupakan warisan hormon berlebih yang diberikan si ibu, sebelum bayi tersebut lahir.

3.   Gejala Seborrhea

Dermatitis seboreik biasanya timbul secara bertahap, menyebabkan sisik kering atau berminyak di kulit kepala (ketombe), kadang disertai gatal-gatal tetapi tanpa kerontokan rambut. Pada kasus yang lebih berat, timbul beruntusan/jerawat bersisik kekuningan sampai kemerahan di sepanjang garis rambut, di belakang telinga, di dalam saluran telinga, alis mata dan dada.
Pada bayi baru lahir yang berumur kurang dari 1 bulan, dermatitis seboroik menyebabkan ruam tebal berkeropeng berwarna kuning di kulit kepala (cradle cap) dan kadang tampak sebagai sisik berwarna kuning di belakang telinga atau beruntusan merah di wajah. Ruam di kulit kepala ini sering disertai dengan ruam popok. Pada anak-anak, dermatitis seboreik menyebabkan timbulnya ruam yang tebal di kulit kepala yang sukar disembuhkan.
Kemerahan
Tanda ketiga dari ketombe dikenal dengan seborrhea. Dalam kondisi ini, terlihat kemerahan di sekitar kulit kepala. Dapat juga terlihat di sekitar alis mata, pipi, belakang telinga atau bagian dada.

4.   Pengobatan Seborrhea

Bayi.
Kulit kepala dicuci dengan sampo bayi yang lembut dan diolesi dengan krim hydrocortisone. Selama ada sisik, kulit kepala dicuci setiap hari dengan sampo yang lembut; setelah sisik menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu. Kini banyak sediaan krim, lotion, dan shampoo di pasaran untuk membasmi ketombe. Produk-produk yang digunakan untuk mengatasi ketombe biasanya mengandung asam salisilat, coal tar, zinc pyrithione, selenium sulfida dan belerang.




B.  BISULAN
Bisul yang menyerang kulit bayi akan membuat bayi menjadi rewel, karena kemunculannya selalu disertai dengan rasa nyeri bahkan tak jarang disertai dengan meningkatnya suhu tubuh bayi.
Bisul merupakan salah satu bentuk infeksi kulit yang dapat meyerang
manusia dari segala usia, hanya saja kulit bayi lebih sensitive sehingga
lebih mudah mengalaminya. 

1.   Penyebab bisul pada bayi 
adalah karena adanya peradangan akibat infeksi bakteri staphylococcus aureus. Bakteri ini merupakan salah satu jenis bakteri gram positif yang bersifat mikrofloral normal manusia (tinggal menetap di bagian tertentu tubuh manusia). Dengan demikian bakteri ini sebenarnya sudah sangat akrab dengan manusia, hanya saja karena kondisi tertentu dapat menimbulkan infeksi.
Faktor kebersihan lingkungan merupakan faktor utama penyebab bisul pada bayi. Di lingkungan yang kotor bakteri ini dapat menyebabkan infeksi pada kulit bayi. Saat mulai terjadi infeksi, bayi dapat mengalami peningkatan suhu tubuh atau demam. Bakteri ini juga akan menghasilkan nanah pada bagian yang terinfeksi. Dengan adanya nanah maka muncul pembengkakan di bawah kulit akibat penumpukan nanah serta menimbulkan rasa nyeri, akibatnya bayi sering rewel dan sulit tidur apalagi jika bisul muncul di sekitar kepala. Di bagian yang terinfeksi juga biasanya berwarna kemerahan bahkan terkadang menghitam.

2.   Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh orang tua dalam mengatasi bisul pada bayi.
a.       Pertama harus dipahami bahwa bisul disebabkan oleh infeksi bakteri sehingga tidak berhubungan dengan pola makan bayi atau ibu yang menyusui. Jika belum parah, kompres air hangat dapat mengatasi bisul pada bayi. Kompres hangat dapat mengurangi rasa nyeri yang dirasakan bayi. Hal lain yang harus dipahami adalah bisul tidak boleh dipencet untuk mengeluarkan nanahnya, karena justru akan memperburuk kondisi infeksi tersebut.

Jika sudah muncul nanah sebaiknya bayi segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan tindakan yang terbaik.Kebersihan Kulit bayi harus menjadi perhatian, agar infeksi tidak semakin menyebar. Sementara untuk obat bisul bayi, jenis yang digunakan adalah antibiotik. Antibiotik sering digunakan sebagai obat bisul pada bayi karena berfungsi untuk membunuh bakteri sehingga infeksi bisul akan terhenti


BAB III
KESIMPULAN

A. KESIMPULAN
Seborrhea disebut pula dengan Dermatitis seboroik yaitu kelainan kulit berupa peradangan superfisial dengan papuloskuamosa yang kronik dengan tempat predileksi di daerah-daerah seboroik yakni daerah yang kaya akan kelenjar sebasea, seperti pada kulit kepala, alis, kelopak mata, naso labial, bibir, telinga, dada, axilla, umbilikus, selangkangan dan glutea. Pada dermatitis seboroik didapatkan kelainan kulit yang berupa eritem, edema, serta skuama yang kering atau berminyak dan berwarna kuning kecoklatan dalam berbagai ukuran disertai adanya krusta.
Dermatitis seborrheic umumnya hanya terjadi pada bayi karena hal ini terkait dengan hormon androgen milik ibunya yang masih tersisa di dalam tubuhnya. "Itulah kenapa, lewat dari masa bayi, masalah ini akan menghilang seiring dengan berkurangnya kadar hormon androgen. Namun, tidak semua bayi akan mengalami dermatitis seborrheic. Jadi hanya bayi tertentu saja, terutama yang mengalami atopik, yakni kecenderungan untuk bereaksi menyimpang terhadap bahan-bahan yang bersifat umum. Bila reaksi menyimpang itu terjadi di kulit kepala, maka akan timbul /dermatitis seborrheic/ bahkan eksim. Bila dermatitis seborrheic ini tidak ditangani secara tepat, mungkin saja akan berlanjut menjadi infeksi. Biasanya disertai proses inflamasi atau peradangan di dalam kulitnya. Ditandai dengan sisik yang berada di atas kulit yang kemerahan.
 bisul pada bayi adalah karena adanya peradangan akibat infeksi bakteri staphylococcus aureus. Bakteri ini merupakan salah satu jenis bakteri gram positif yang bersifat mikrofloral normal manusia (tinggal menetap di bagian tertentu tubuh manusia). Dengan demikian bakteri ini sebenarnya sudah sangat akrab dengan manusia, hanya saja karena kondisi tertentu dapat menimbulkan infeksi.
Faktor kebersihan lingkungan merupakan faktor utama penyebab bisul pada bayi. Di lingkungan yang kotor bakteri ini dapat menyebabkan infeksi pada kulit bayi. Maka dari itu kebersihan lingkungan di sekitar bayi harus dijaga.

B.  SARAN
Dari makalah yang kami susun ini, kami mengharapkan pembaca memahami secara jelas mengenai seborrhea dan bisulan pada bayi.Kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi ibu-ibu yang mempunyai bayi pada khususnya dan pembaca pada umunya.
- 0 komentar

MASALAH BERCAK MONGOL DAN HEMANGIOMA PADA BAYI


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Ditinjau dari pertumbuhan dan perkembangan bayi, periode neonatal merupakan periode yang paling kritis. Maka dari itu diperlukan pemantauan pada bayi baru lahir. Tujuan pemantauan bayi baru lahir adalah untuk mengetahui aktivitas bayi normal atau tidak dan identifikasi masalah kesehatan bayi baru lahir yang memerlukan perhatian keluarga dan penolong persalinan serta tindak lanjut petugas kesehatan.
Dengan pemantauan neonatal dan bayi, kita dapat segera mengetahui masalah-masalah yang terjadi pada bayi sedini mungkin. Contoh masalah pada bayi yang sering kita temui yaitu bercak Mongol dan Hemangioma. Jika salah satu dari masalah tersebut tidak segera diatasi maka bisa menyebabkan masalah atau komplikasi lainnya. Namun, tak semua masalah tersebut harus mendapat penanganan khusus karena bisa membuat dampak negative pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Ada masalah yang seharusnya dibiarkan saja karena masalah tersebut bisa menghilang dengan sendirinya.
Oleh karena ibu dalam makalah ini akan membahas bercak Mongol dan Hemangioma, serta penanganan yang sesuai agar tidak menimbulkan dampak lainnya. Diharapkan makalah ini dapat menambah pengetahuan tentang masalah pada bayi.

B.        Tujuan
a.    Untuk mengetahui pengertian dari Bercak Mongol dan Hemangioma
b.    Untuk mengetahui tanda dan gejala dari Bercak Mongol dan Hemangioma
c.    Untuk mengetahui penanganan Bercak Mongol dan Hemangioma

BAB II
ISI

A.       Bercak Mongol
a.    Pengertian Bercak Mongol
Bercak mongol adalah bercak berwarna biru yang biasanya terlihat di bagian bokong,pinggang dan bahu. Bercak mongol biasanya terjadi pada anak-anak yang dilahirkan oleh orang tua Asia dan Afrika, terkadang juga pada anak-anak dengan orang tua Mediterania .
Sementara itu, menurut Mary Hilton dalam bukunya Dasar-Dasar Keperawatan Maternitas, bintik mongol adalah daerah pigmentasi biru kehitaman yang dapat terlihat pada semua permukaan tubuh termasuk pada ekstremitas. Bercak ini lebih sering terlihat di punggung dan bokong. Daerah pigmentasi ini terlihat pada bayi yang berasal dari Mediterania, Amerika Latin, Asia, Afrika, atau beberapa wilayah lain di dunia. Bercak-bercak ini lebih sering terlihat pada individu berkulit gelap tanpa memperhatikan kebangsaannya. Bercak ini secara bertahap akan  lenyap dengan sendirinya dalam hitungan bulan atau tahun.
b.    Penyebab Bercak Mongol
Bercak mongol adalah bawaan sejak lahir, warna khas dari bercak mongol ditimbulkan oleh adanya melanosit yang mengandung melanin pada dermis yang terhambat selama proses migrasi dari krista neuralis ke epidermis. Lebih dari 80% bayi berkulit hitam, orang timur dan India timur memiliki lesi ini. Sementara angka kejadian pada bayi yang kulit putih kurang dari 10%. Lesi-lesi yang tersebar luas, terutama pada tempat-tempat yang tidak biasa cenderung tidak menghilang.
Hampir 90% bayi dengan kulit berwarna atau kulit Asia (timur) lahir dengan bercak ini, namun pada bayi kaum Asia hanya 5%. Lesi ini biasanya berisi sel melanosit yang terletak di lapisan dermis sebelah dalam atau di sekitar folikel rambut yang terkadang tersebar simetris, tetapi dapat juga unilateral. Bercak ini hanya merupakan lesi jinak dan tidak berhubungan dengan kelainan-kelainan sistemik.
Bercak ini akan hilang dengan sendirinya pada tahun pertama dan kedua kehidupannya. Bidan harus dapat memberikan konseling pada orang tua bahwa bercak mongol tersebut wajar dan akan hilang sendiri tanpa pengobatan, sehingga orang tua tidak perlu khawatir terhadap keadaan bayinya.
c.    Tanda dan  Gejala Bercak Mongol
Tanda lahir ini biasanya berwarna cokelat tua, abu-abu batu, atau biru kehitaman. Terkadang bintik mongol ini terlihat seperti memar. Biasanya timul pada bagian punggung bawah dan bokong tetapi sering juga ditemukan pada kaki, punggung, pinggang, dan pundak. Bercak mongol juga memiliki ukuran yang bervariasi, dari sebesar penitinsampai berdiameter enam inchi. Seorang anak bisa memiliki satu atau beberapa bercak mongol. Biasanya bercak mongol ini terlihat sebagai :
a)    Luka seperti pewarnaan
b)    Daerah pigmentasi dengan tekstur kulit yang normal
c)    Area datar dengan bentuk yang tidak teratur
d)   Bercak yang biasanya akan hilang dalam hitungan bulan atau tahun
e)    Tidak ada komplikasi yang ditimbulkan
d.   Penanganan Bercak Mongol
Bercak mongol biasanya menghilang di tahun pertama, atau pada 1-4 tahun pertama sehingga tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, bercak mongol multiple yang tersebar luas, terutama pada tempat-tempat biasa, cenderung tidak akan hilang dan menetap sampai dewasa.
Sumber lain mengatakan bahwa bercak mongol ini mulai pudar pada usia 2 tahun pertama dan menghilang antara usia 7-13 tahun. Terkadang juga menhilang setelah dewasa. Sebagian kecil seiktar 5% anak yang lahir dengan bercak mongol masih memiliki bercak mongol hingga mereka dewasa. Bercak mongol ini biasanya tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan ataupun pencegahan khusus.
Nevus ota (daerah zigomatikus) dan nervus ito (daerah sklera atau fundus mata atau daerah delto trapezius) biasanya menetap, tidak perlu diberikan pengobatan. Namun, bila penderita telah dewasa, pengobatan dapat dilakukan dengan alasan estetik. Akhir-akhir ini dianjurkan pengobatan dengan sinar laser.
Penatalaksanaan yang bisa dilakukan oleh bidan dalam hal ini adalah dengan memberikan konseling pada orang tua bayi. Bidan menjelaskan mengenai apa yang dimaksud dengan bintik mongol, menjelasakan bahwa bintik mongol ini akan menhilang dalam hitungan bulan atau tahun dan tidak berbahaya serta tidak memerlukan penanganan khusus sehingga orang tua bayi tidak merasa cemas.

B.        Hemangioma
a.    Pengertian Hemangioma
Hemangioma adalah suatu tumor jaringan lunak atau tumor vaskuler jinak akibat proliferasi (pertumbuhan yang berlebih) dari pembuluh darah yang tidak normal dan dapat terjadi pada setiap jaringan pembuluh darah. Hemangioma sering terjadi pada bayi baru lahir dan pada anak berusia kurang dari 1 tahun (5-10%). Biasanya hemangioma sudah tampak sejak bayi dilahirkan (30%) atau muncul setelah beberapa minggu setelah kelahiran (70%). Hemangioma muncul disetiap tempat seperti kepala, leher, muka, kaki, atau dada. Hemangioma merupakan tumor vaskuler jinak terlazim pada bayi dan anak. Meskipun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi pada orang tua, contohnya adalah cherry  hemangioma atau angioma senilis yang biasanya jinak, kecil, red-puple papule pada kulit orang tua.
Hemangioma lebih banyak ditemukan pada kaum wanita ketimbang kaum pria. Benjolan merah ini juga lebih sering ditemukan pada bayi prematur ketimbang bayi yang lahir pada waktunya. Bayi yang memiliki kulit putih juga lebih berisiko memiliki hemangioma dibanding bayi yang berkulit gelap atau berwarna.

b.    Tanda dan Gejala Hemangioma
Penyebab hemangioma sampai saat ini masih belum jelas. Angiogenesis (pertambahan pembuluh darah dalam embrio) sepertinya memiliki peranan dalam kelebihan pembuluh darah. Cytokines, seperti Basic Fibroblast Growth Factor (BFGF) dan Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF), mempunyai peranan dalam proses angiogenesis. Peningkatan faktor-faktor pembentukan angiogenesis seperti penurunan kadar angiogenesis inhibitor misalnya gamma-interferon, tumor necrosis factor–beta, dan transforming growth factor–beta berperan dalam etiologi terjadinya hemangioma (Kushner, et al., 1999; Katz, et al., 2002).
Para ahli berpendapat jika hemangioma ada kaitannya dengan protein yang diproduksi plasenta selama kehamilan.
c.    Klasifikasi Hemangioma
Ø  Nevus flammeus (Hemangioma Kapiler)
Daerah kapiler yang tidak menonjol, berbatas tegas, ukurannya tidak bertambah, berwarna merah ungu, dan akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.
(1)   Strawberry hemangioma (hemangioma simplek)
Hemangioma kapiler terdapat pada waktu lahir atau beberapa hari sesudah lahir. Lebih sering terjadi pada bayi prematur dan akan menghilang dalam beberapa hari atau beberapa minggu (Hall, 2005). Tampak sebagai bercak merah yang makin lama makin besar. Warnanya menjadi merah menyala, tegang dan berbentuk lobular, berbatas tegas, dan keras pada perabaan. Involusi spontan ditandai oleh memucatnya warna di daerah sentral, lesi menjadi kurang tegang dan lebih mendatar (Kushner, et al., 1999; Katz, et al., 2002; Lehrer, 2003; Anonim, 2005).

(2)   Granuloma piogenik
Lesi ini terjadi akibat proliferasi kapiler yang sering terjadi sesudah trauma, jadi bukan oleh karena proses peradangan, walaupun sering disertai infeksi sekunder. Lesi biasanya soliter, dapat terjadi pada semua umur, terutama pada anak dan tersering pada bagian distal tubuh yang sering mengalami trauma. Mula-mula berbentuk papul eritematosa dengan pembesaran yang cepat. Beberapa lesi dapat mencapai ukuran 1 cm dan dapat bertangkai, mudah berdarah (Worman, 1998; Hamzah, 1999).
Ø  Nevus vaskulosus
Kapiler yang baru terbentuk dan membesar pada kulit (lapisan dermis dan subdermis) yang tumbuh beberapa bulan setelah lahir kemudian mengerut dan menghilang dengan sendirinya.
d.   Penanganan Hemangioma
Ada 2 cara pengobatan:
1.    Cara konservatif
Pada perjalanan alamiahnya lesi hemangioma akan mengalami pembesaran dalam bulan-bulan pertama, kemudian mencapai besar maksimum dan sesudah itu terjadi regresi spontan sekitar umur 12 bulan, lesi terus mengadakan regresi sampai umur 5 tahun (Hamzah, 1999).
Hemangioma superfisial atau hemangioma strawberry sering tidak diterapi. Apabila hemangioma ini dibiarkan hilang sendiri, hasilnya kulit terlihat normal (Kantor, 2004).
2.    Cara aktif
Hemangioma yang memerlukan terapi secara aktif, antara lain adalah hemangioma yang tumbuh pada organ vital, seperti pada mata, telinga, dan tenggorokan, hemangioma yang mengalami perdarahan, hemangioma yang mengalami ulserasi, hemangioma yang mengalami infeksi, hemangioma yang mengalami pertumbuhan cepat dan terjadi deformitas jaringan (Anonim, 2005).
·         Pembedahan
Indikasi :
1. Terdapat tanda-tanda pertumbuhan yang terlalu cepat,  misalnya dalam beberapa minggu lesi menjadi 4 kali lebih besar.
2.  Hemangioma raksasa dengan trombositopenia.
3.  Tidak ada regresi spontan, misalnya tidak terjadi pengecilan sesudah 6-7 tahun.
Lesi yang terletak pada wajah, leher, tangan atau vulva yang tumbuh cepat, mungkin memerlukan eksisi lokal untuk mengendalikannya (Hamzah, 1999).
·         Radiasi
Pengobatan radiasi pada tahun-tahun terakhir ini sudah banyak ditinggalkan karena:
1. Penyinaran berakibat kurang baik pada anak-anak yang pertumbuhan tulangnya masih sangat aktif.
2. Komplikasi berupa keganasan yang terjadi pada jangka waktu lama.
3. Menimbulkan fibrosis pada kulit yang masih sehat yang akan menyulitkan bila diperlukan suatu tindakan.
Walaupun radiasi digunakan secara luas dalam masa lampau untuk mengobati hemangioma, pada saat ini jarang digunakan karena komplikasi jangka lama terapi radiasi, serta fakta bahwa kebanyakan hemangioma kapiler akan beregresi (Hamzah, 1999).

·         Kortikosteroid
Kriteria pengobatan dengan kortikosteroid ialah:
1. Apabila melibatkan salah satu struktur yang vital.
2. Tumbuh dengan cepat dan mengadakan destruksi kosmetik.
3. Secara mekanik mengadakan obstruksi salah satu orifisium.
4. Adanya banyak perdarahan dengan atau tanpa trombositopenia.
5. Menyebabkan dekompensasio kardiovaskular.
Kortikosteroid yang dipakai ialah antara lain prednison yang mengakibatkan hemangioma mengadakan regresi, yaitu untuk bentuk strawberry, kavernosum, dan campuran. Dosisnya per oral 20-30 mg perhari selama 2-3 minggu dan perlahan-lahan diturunkan, lama pengobatan sampai 3 bulan. Terapi dengan kortikosteroid dalam dosis besar kadang-kadang akan menimbulkan regresi pada lesi yang tumbuh cepat (Hamzah, 1999).
Hemangioma kavernosa yang tumbuh pada kelopak mata dan mengganggu penglihatan umumnya diobati dengan steroid injeksi yang menurunkan ukuran lesi secara cepat, sehingga perkembangan penglihatan bisa normal. Hemangioma kavernosa atau hemangioma campuran dapat diobati bila steroid diberikan secara oral dan injeksi langsung pada hemangioma (Kantor, 2004).
     Penggunaan kortikosteroid peroral dalam waktu yang lama dapat meningkatkan infeksi sistemik, tekanan darah, diabetes, iritasi lambung, serta pertumbuhan terhambat (Anonim, 2005).
·         Obat sklerotik
     Penyuntikan bahan sklerotik pada lesi hemangioma, misalnya dengan namor rhocate 50%, HCl kinin 20%, Na-salisilat 30%, atau larutan NaCl hipertonik. Akan tetapi cara ini sering tidak disukai karena rasa nyeri dan menimbulkan sikatrik (Hamzah, 1999).
·         Elektrokoagulasi
Cara ini dipakai untuk spider angioma untuk desikasi sentral arterinya, juga untuk hemangioma senilis dan granuloma piogenik (Hamzah, 1999).
·         Pembekuan
Aplikasi dingin dengan memakai nitrogen cair (Hamzah, 1999).
·         Antibiotik
Antibiotik diberikan pada hemangioma yang mengalami ulserasi. Selain itu dilakukan perawatan luka secara steril (Anonim, 2005).

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Bercak Mongol dan Hemangioma termasuk dalam masalah pada BBL (Bayi Baru Lahir). Kelainan ini akan tampak setelah bayi dilahirkan atau muncul setelah beberapa minggu setelah kelahiran.
Bercak mongol biasanya menghilang di tahun pertama, atau pada 1-4 tahun pertama sehingga tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, bercak mongol multiple yang tersebar luas, terutama pada tempat-tempat biasa, cenderung tidak akan hilang dan menetap sampai dewasa. Namun untuk Hemangioma ada 2 cara pengobatan yaitu cara konservatif untuk Hemangioma superfisial atau hemangioma strawberry sering tidak diterapi. Apabila hemangioma ini dibiarkan hilang sendiri, hasilnya kulit terlihat normal dan cara aktif yaitu untuk hemangioma yang tumbuh pada organ vital, seperti pada mata, telinga, dan tenggorokan, hemangioma yang mengalami perdarahan, hemangioma yang mengalami ulserasi, hemangioma yang mengalami infeksi, hemangioma yang mengalami pertumbuhan cepat dan terjadi deformitas jaringan.

Lampiran gambar


  1. Bercak Mongol











  1. Strawberry Hemangioma









  1. Granuloma Piogenik




Selasa, 25 September 2012 - 0 komentar

saya....kami....

Saya adalah salah satu Mahasiswi 
Akademi Kesehatan Karya Husada Yogyakarta 
program studi Kebidanan 2011/2012 :) 
sekiaan ... hahaha 



- 0 komentar

Obat kontrasepsi hormonal

A. pengertian

Pada umumnya, kontrasepsi hormonal mengandung hormon estrogen dan progestin. Sekalipun demikian, ada juga kontrasepsi hormonal yang hanya mengandung progestin saja, karena tambahan estrogen ke dalam tubuh meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan. 
1. Kontrasepsi oral :Kontrasepsi pil adalah alat kontrasepsi yang berbentuk tablet yang digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan, mengandung hormone estrogen dan progesterone
2. kontrasepsi suntik :alat untuk mencegah kehamilan, penggunaannya dilakukan dengan jalan menyuntikan obat tersebut.
3. kontrasepsi implan/norplant :lat kontrasepsi yang dipasang dibawah kulit lengan atas wanita, terdiri dari enam kapsul kecil berisi 36mg progestin levonorgestrel, setiap kapsul terdiri dari nortplant (setiap lima tahun) dan implant (setiap tiga bulan).

B. Jenis-jenis 
    1.Kontrasepsi oral
        a.Tipe kombinasi
        b.Sekuensial
        c.Tipe pil mini
       d.Pasca sanggama( morning after pil)
    2. Kontrasepsi suntik
        a.depoprovera setiap tiga bulan, 
        b.norigest setiap sepuluh minggu, dan cyclofem setiap bulan
    3. Kontrasepsi implan /norplant
        a.Implant yang terdiri dari 6 tube silastik berisi 36 mg levonorgestrel(norplant). Ditanan dalam SK di lengan kiri selama periode 5 tahun
        b.Satu tube silastik berisi 3-keto-desogestrel60 mg selama periode 3 tahun.
         Dari kedua alat kontap diatas rata rata sehari mengeluarkan 30pikogram/hari zat aktifnya. Setelah habis masa kerja kedua jenis implant harus dikeluarkan dari dalam tubuh

C. Mekanisme kerja
              Dimulai pada hari ke lima menstruasi. Meniadakan kadar puncak FSH dan LH pada perrtengahan siklus. Penurunan kadar gonadotropin ini menyebabkan hambatan ovulasi. Senyawa ini mengubah jumlah dan konsistensi mukus kelenjar serviks menghambat masuknya sperma . Serta menggangu kontraksi tuba fallopi. Jalannya telur dapat terganggu. Gannguan keseimbangan hormonal sehinggga nidasi telur telah dibuahi terhambat. 

D. Efek pada alat kelamin
1.Ovarium : fungsi ovarium menurun
2.Uterus :  perubahan struktur miometrium dan endometrium
3.Tuba: perubahan aktivitas fisiologik tuba
4. serviks : mukus serviks lebih kental dan keruh
5.Kelenjar payudara : pemebesaran kelenjar payudara mengakibatkan nyeri tekan 
6. Siklus haid: gangguan siklus haid
7. Hepar : gangguan fungsi hepar
8. Metabolisme karbohidrat : gangguan penggunaan glukosa dalam tubuh.
9. Metabolisme protein : perubahan lemak dan lipoprotein menyebabkan gangguan sistem kardiovaskular.

E. Efek samping 
qmual ,mastalgia,pendarahn antar haid, sakit kepala ringan,perubahan berat badan dan oedem .
qHiperpigmentasi pada bagian muka
qGangguan sistem metabolisme dan kardiovaskular

f. kontraindikasi 
  Pada pasien dengan tromboemboli,tromboflebitis,apopleksi,sereberi,hipertensi berat,gangguan fungsi hati, anemia hemolitik vaskular,hiperlipidemia,kanker payudara, dan payah jantung.

g. Sediaan 
1. Pil oral
        Derivat progestin norgestrel 0.125 +derivat estrogen etinilestradiol 0.05 mg + 7 tab laktosa nama dagang microgynon
2. Suntikan
    Medroksiprogesteron asetat 150mg diberikan setiap 12 minggu
3. Implantasi
     levonogestrel 36 mg per tube silastik ,implantasi SK 6 tube untuk 5 tahun

- 0 komentar

the Risk at all thing ...



Persoalan apa di dunia ini yang tidak mengandung risiko? Semua hal ada risikonya. Terkadang, semakin besar risiko yang dihadapi, semakin besar pula hasil yang akan dicapai.

Keberanian kita menghadapi risiko sangat bergantung pada motivasi yang kita miliki. Semakin besar motivasi kita terhadap sebuah capaian, semakin besar pula keberanian kita menghadapi risikonya.


RISIKO
  • Tertawa berarti menghadapi risiko tampak bodoh.
  • Menangis berarti menghadapi risiko tampak cengeng.
  • Mengulurkan tangan kepada orang lain berarti menghadapi risiko terlibat dengannya.
  • Mengungkapkan perasaan berarti menghadapi risiko menunjukkan diri Anda yang sebenarnya.
  • Mengemukakan gagasan-gagasan dan mimpi-mimpi Anda di depan orang banyak berarti menghadapi risiko kehilangan gagasan dan impian itu.
  • Mencintai berarti menghadapi risiko dibalas dengan penolakan.
  • Hidup berarti menghadapi risiko mati.
  • Berharap berarti menghadapi risiko kecewa.
  • Berusaha berarti menghadapi risiko gagal.

Namun, risiko harus diambil sebab bahaya terbesar dalam hidup adalah tidak menghadapi risiko apapun.

Orang yang tidak menghadapi risiko apapun, tidak akan melakukan apa-apa, tidak punya apa-apa, dan bukan apa-apa.

Dia mungkin bisa menghindari penderitaan dan kesedihan, tetapi dia sama sekali tidak bisa belajar, merasakan, berubah, berkembang, mencintai, dan ... hidup.

Terbelenggu oleh keyakinannya sendiri, dia justru menjadi budak: dia telah kehilangan kebebasannya.
Hanya orang yang mau menghadapi risikolah yang bebas.
[Anonim]

Maka, beranilah menghadapi risiko hidup :)
- 0 komentar

hope is a good thing




Semua hal yang kita harapkan tak tentu akan menjadi sebuah kenyataan yang indah, terkadang harapan tersebut justru menjadi begitu menyedihkan dan hanya tersirat dalam mimpi sepintas yang mencekam.

Namun, tahukah, bahwa hanya dengan harapanlah kita mampu bertahan dalam situasi seburuk apapun, ia datang membawa setitik cahaya ketika sekeliling kita hanyalahgelap, ketika semua orang didunia ini seakan menjauh dan ketika kau merasa hidup segan matipun tak mau.

banyak yang mengatakan, "janganlah terlalu banyak berharap sesuatu yang tak mungkin dalam hidupmu", bantahlah kata-kata tersebut! harapan bukan seperti khayalan yang hanya kita angankan belaka, namun sebuah misi menuju pencapaian pada kenyataan. Pupuklah harapanmu dengan semangat dan do'a do'a indah di setiap sujudmu pada-Nya, niscaya akan teranglah jalanmu menuju harapan yang kau inginkan.

Seseorang yang patut berbahagia adalah seseorang yang masih memiliki harapan, bahwasannya begitu banyak orang yang menyerah pada takdir karena tak memiliki harapan, oh bukan, tepatnya tidak mampu memupuk harapannya dengan ikhtiar dan semangat juga do'a.

Tetaplah pada harapanmu teman :) masiih ada banyak harapan :D